Sudahilah asamu Aku tahu kau lelah Septembermu yang cantik sedang menatapmu Ia sedih kau tersedu-sedu Apa kau tidak malu, Ia yang disebut hitam saja sedang terang benderang di kala malam Semangatnya tidak pernah padam Untuk terus mengingatkan banyak orang yang berjuang Mencari titik-titik cahaya kebenaran Padahal hanya setahun sekali ia datang Tapi kenapa kenangan kelamnya tidak kunjung hilang? Kamu juga ya? Iya... kenangan senangnya makin tergores tajam saja Entah itu di catatan atau di hati serta pikiran Dan kini jadi karat yang sulit dihilangkan Septembermu kali ini sudah berapa kata kau habiskan untuk mengabadikannya? Ingatanmu akannya jadi terlihat menyala-nyala ya? Padahal harusnya kan mulai punah Karena sekarang bukan lagi masanya. Berhentilah berusaha mengubah sesuatu yang tak bisa kau ubah Entah itu fisik atau perasaan Capek gak sih memaksa tanda tanya padanya, Namun yang dirinya lihat ya cuman dia? Seperti batu, sekeras itu pun nantinya akan terkikis juga oleh wakt...