Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022
Selamat hari Ibu 22 Deswmber 2022 Terkadang sering kubertanya, kenapa bisa ya? Kenapa bisa dia setegar itu. Mengapa bisa ia tersenyum dan menyapa hangat  seperti biasa? Di dalam hati aku menyakini diri kalau aku jadi dia pasti aku akan menangis . Terlampau sulit tuk bertahan sehingga tercipta rasa sakit. Tapi kenapa dia tidak? Mengapa dia berbeda? Jelas karena ia istimewa . Melihat senyumnya seperti melihat luka tak terlihat yang semakin melebar, seperti bom waktu. Aku sakit, tapi apakah ia juga merasakan hal yang sama di dalam kepura-puraan tawanya? Tapi aku rasa lukanya akan sembuh jika dia tertawa, perlahan-lahan juga ikut tertutup. Seperti ia mengkhilaskan segalanya . Ya meski akhirnya tak berkata-kata.